Puisiku

Waktu

3/15/2017 11:59:00 PM



Ternyata.
Waktu hanya bisa menjawab dengan diam.
Menyembuhkan luka-luka lebam yang terlanjur mendalam.
Membuktikan, apakah cinta tetap cinta meski dimakan usia.
Apakah darah tetap darah meski digiling berpuluh masa.

Dan waktu tetaplah menjadi dirinya.
Lantas kita. Masih bergeming saja?
Berkacalah. Bacalah.
Guratan jelma rupa dunia.
Garis-garis tangan arah menjemput mautnya.
Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mengubah nasib mereka sendiri.

Masih ada jalan putar di depan.
Bergegaslah, sebelum kita benar kehabisan.
Waktu.

15/3/17
©idamysari



Share postingan ini jika kamu anggap bermanfaat! :)
Klik kanan pada icon social media di bawah ini, pilih open link in new tab/window!

You Might Also Like

0 komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)