Puisiku

Terkatung

11/29/2016 10:49:00 PM



Kau benar membuatku bingung
Sekali lagi aku
Harus memutar otak demi
Menebak apa isi dirimu

Ah, kau benar membuatku begitu terkatung
Kukira aku kenal kau sedekat sungai pada batunya
Kukira aku kenal kau seakrab burung pada dahannya
Kukira aku kenal kau, begitu hangat dan bersahabat

Tapi malam ini,
Kau buat aku merenung lagi
Tentang memori yang tengah kau pendam sendiri
Tentang bunga yang tengah kau bakar mati
Lalu aku mengintip dari celah tersembunyi
Menerka, maksud puisimu kemarin hari

Benarkah telah kandas semua perih
Sedang sinar sepasang mata menjadi kaca yang kutangkap senantiasa
Takutku, pecahannya menyebar kemana-mana

Kepada jarak yang kau kata kita butuhkan,
Kepada tangis yang kau anggap mampu redakan,
Kepada daun-daun terserakkan,
Mampukah kita menata kembali sebuah taman?

Dari jarak sepersekian
Aku menutup kembali sebuah catatan
Semoga kau selalu diberi kekuatan
Untuk selalu berpuisi dalam hening kegelapan


Untuk sebuah nama,


Pengagum puisinya
Ida Mayasari



Share postingan ini jika kamu anggap bermanfaat! :)
Klik kanan pada icon social media di bawah ini, pilih open link in new tab/window!

You Might Also Like

0 komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)