Puisiku

Mawar Berkelopak Matahari

8/15/2016 10:21:00 AM

foto dari : freebigpictures.com 

Ada yang menari-nari : kupu-kupu
Dalam dada ini
Atas hadirmu,
Mawar berkelopak matahari
Merah dan bercahaya

Masih ingatkah?
Kala aku jajah rumahmu demi membunuh waktu
Kala siang bolong di masjid depan kuburan itu
Kala hafal larik bernada "dua lebih baik dari satu"

Tak ada yang lebih seru
Selain menggandeng lenganmu
Menapaki jejak putih abu
yang kini jadi debu

Masihkah kau seperti dahulu?
Tangis pecah,
Senyum manja,
Kreativitas tanpa batas

Aku sungguh ingin mendaratkan kau
di satu tempat
: pelukku

Dan kini, kau hadir lagi
Mawar berkelopak matahari

Memori laun menguap
Mengepulkan lingkar wajahmu
Berpita kepik dua puluh dua
Merah dan bercahaya



***

Happy 22nd birthday, mawar berkelopak matahari ; @bebyhardianty!
"Bersemangatlah menyentuh mimpi-mimpimu!"

(H+1 milad Beby, dan minta kado puisi. Maaf kalo ga bagus, beb. Spontan uhuy soalnya. *alibi* 😂)



Share postingan ini jika kamu anggap bermanfaat! :)
Klik kanan pada icon social media di bawah ini, pilih open link in new tab/window!

You Might Also Like

0 komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)