just info

Saat istilah Alay menyeruak di FB, Hukum Allah memperingatkan

6/29/2010 02:08:00 PM

Assalamu’alaikum Warrahmatulahi Wabarakatuh…

Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu Alay? Banyak orang yang berpikiran sombong mengatakan bahwa Alay adalah Anak Layangan yang dideskripsikan sebagai orang buruk yang hina yang mana Alay itu jauh lebih buruk daripada yang tidak Alay yang layaknya hama mesti dimusnahkan dan dijauhkan dari orang-orang non-Alay. Naudzubillahmindzalik…

Sungguh pemikiran seperti ini telah melanggar hukum ALLAH yang MAHA SUCI dengan tidak membeda-bedakan golongan.

Beberapa saat yang lalu saya melihat orang seperti ini melakukan update statsnya di FB. Dia beranggapan orang alay tidak pantas dijadikan teman dan harus di ignore dari permintaan teman. Sungguh ini menunjukkan kesombongan. Padahal dalam beberapa Ayat Al-Qur’an telah dijelaskan tentang orang sombong yang membeda-bedakan mahluk-Nya yang artinya :

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Q.S Luqman ayat 18)

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (Q.S Al Israa ayat 37)

(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” (Q.S Al Mu’min ayat 76)

Dari ayat diatas dapat kita tarik kesimpulan janganlah berlaku sombong dengan membedakan manusia apalagi dengan status alay dan tidak alay (Seolah-olah kita paling sempurna dengan menidaksempurnakan orang lain), toh mereka juga manusia. Hal ini sungguh melanggar hukum Allah. Apalagi sampai memalingkan muka (Dalam FB tidak mau menerima permintaan teman atau menolak karena keburukan seseorang apalagi sampai mendeskripsikan sepihak). Sungguh sekecil-kecilnya kesombongan itu maka siksa-Nya akan sepedih orang yang melakukan dosa besar, naudzubillahmindzalik.

Terimalah mereka yg kamu sebut buruk itu. Sesungguhnya mereka tidak akan merugikan kamu. Mereka hanya ingin berteman, dan jangan pernah melanggar hukum Allah dengan membeda-bedakan derajat seseorang. Kamu bisa dikatakan kedalam golongan yang sombong.

Akhir kata, saya hanya ingin mengingatkan. Jangan merasa diri paling baik jangan merasa diri orang buruk. Saya pun juga tidak menganggap orang-orang yang “mengolok-olok” alay sebagai orang yang buruk/sombong. Namun hukum Allah didalam Al-Qur’an telah ada dan selalu memperingatkan. Hanya Allah yang memiliki kesempurnaan. Dialah yang maha tahu dari segala yang tahu.

Wallahu’alam…

Semoga semua kita selalu diberikan Hidayah-Nya.

Wassalamualaikum Warrahmatulahi Wabarakatuh…


sumber : http://hidayah18.wordpress.com



Share postingan ini jika kamu anggap bermanfaat! :)
Klik kanan pada icon social media di bawah ini, pilih open link in new tab/window!

You Might Also Like

0 komentar

jangan sungkan untuk berkomentar ya :)